Minggu ini, saya mengikuti Tantangan (Menulis) Mini dari
komunitas saya, Mamah Gajah Bercerita. Tema tantangan kali ini adalah menulis
ayat atau kutipan favorit. Saya memilih kutipan favorit karena begitu membaca
tema, saya langsung teringat akan sebuah kutipan atau quote favorit saya
sepanjang masa dari seorang tokoh ternama yaitu Peter Drucker. Kutipan tersebut
berbunyi sebagai berikut :
“Knowledge
has to be improved, challenged, and increased constantly, or it vanishes.”
― Peter
Drucker
Mengapa saya begitu menyukai kutipan tersebut, karena
kalimatnya yang menurut saya sangat powerful. Kilas balik pada masa muda
saya dulu, di usia awal 20-an, saya adalah seorang yang begitu ambisius,
bersemangat, enerjik, optimis, positif, haus akan hal-hal baru, haus akan
ilmu-ilmu baru. Saya sangat gemar membaca dan saya membaca berbagai macam buku.
Saya senang belajar dan mempelajari hal baru. Selepas lulus dari kuliah S1, tak
perlu waktu lama, saya memutuskan untuk melanjutkan studi S2 saya, mengambil
kelas malam, sehingga saya masih tetap bisa bekerja di pagi harinya. Pagi hari
mencari uang, malam hari belajar menuntut ilmu, begitulah keseharian saya di
masa muda dulu. Seperti tak mengenal lelah, dari subuh sampai larut malam.
Sehingga kali pertama saya menemui kutipan dari seorang
Peter Drucker ini, saya merasa sangat relate sekali. Rasa-rasanya hidup
ini adalah belajar tanpa henti. Setiap hari, selalu ada hal yang bisa kita
pelajari. Di setiap tahapan usia, selalu ada hal baru yang harus kita pelajari
lagi. Ada hal-hal yang telah kita miliki namun harus terus kita kembangkan
lagi. Seperti contohnya ilmu komunikasi. Tentu di usia 20-an, kepiawaian
berkomunikasi saya akan berbeda dengan saya di usia 30-an dan bahkan di usia
saat ini menjelang usia 40. Akan ada perubahan, akan ada perkembangan, akan ada
penyesuaian, dan itu adalah hasil dari belajar.
Di usia menjelang 40 ini, saya mungkin bukan sepenuhnya saya
yang dulu lagi. Mungkin sudah tidak seambisius dulu, mungkin sudah tidak
seenerjik dulu, tetapi keinginan untuk terus mengembangkan diri masih terpatri dalam
diri saya. Tentunya dalam porsi yang berbeda. Kini saya adalah istri dan juga
ibu. Menjadi istri dan ibu bukan tanpa ilmu. Setiap tahapan usia anak selalu
ada hal baru yang harus saya pelajari lagi, selalu ada kepiawaian sebagai ibu
yang harus saya kembangkan. Kemampuan berkomunikasi dengan anak, balita,
remaja. Kemampuan bernegosiasi dengan anak balita, remaja. Semua akan lebih
mudah apabila kita mempelajarinya. Sehingga sampai kapan, kutipan dari Peter
Drucker ini akan terus terpatri di dalam hati saya.