Sunday, December 22, 2019

2014 vs. 2019

Tadi malam, ramai di WhatsApp group alumni SBM ITB 2004, membahas acara serah terima jabatan Ketua Ikatan Alumni SBM ITB yang baru yaitu saudara Radeya Pranata. Selamat ya Radeya, ssemoga sukses dan amanah dengan jabatan barunya, semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyatukan dan mengkolaborasikan para alumni SBM ITB.


Dalam acara Sertijab itu, hadir pula alumni SBM dari berbagai angkatan yang turut berbagi mengenai kisah perjalanan karir mereka sejak lulus dari SBM hingga saat ini. Tampak sebagian lulusan angkatan pertama, tahun lulus 2007 juga hadir disana, hingga alumni-alumni yang lebih muda dan masih sangat fresh.


Perlahan saya cermati masing-masing video. Bisa saya rasakan semangat jiwa muda yang bergelora, yang pantang menyerah, yang berdaya juang tinggi, yang penuh ide dan inspirasi, saya dapat merasakan aroma kesuksesan sangat kental. Saat itu pula saya seperti dapat melihat "Cika yang dulu" yang masih muda, dinamis, energetic, optimis. Cika yang bekerja dari pagi sampai malam, pulang kerja lanjut kuliah sampai malam, pulang kerumah masih lanjut lagi mengerjakan tugas hingga lewat tengah malam. Tiada hari tanpa belajar, tiada hari tanpa bekerja keras. Cika yang begitu mencintai pekerjaannya, karena memang itulah passion saya saat itu. Bekerja.


2014. Saya mendapatkan kesempatan untuk mengisi posisi Marketing Communication Coordinator di Baker Hughes. Saat itu, saya hanya melewati satu tahapan saja yaitu interview dengan user yang nantinya akan menjadi boss saya. Namanya Simon Cornel, pria berkebangsaan Australia yang saat itu posisinya adalah Sales Director. Satu pertanyaan Simon yang tidak akan pernah saya lupakan adalah "...so tell me, what will you be in the next 5 years?" Saat itu, dengan pede dan lantangnya, saya menjawab "I will be the region Marketing Communication Manager!" disambut senyum sumringah Simon antara amazed dengan kepercayaan diri dan keyakinan saya, atau geli dengan sosok kepedean yang ada didepannya. Ha ha ha FYI, Region Marketing Manager itu membawahi beberapa Marcomm Manager dan Marcomm Coordinator di beberapa negara. Dan posisi ini based di Dubai, dimana untuk sebuah multinational company, kesempatan untuk bekerja di lain negara itu sangatlah terbuka apabila kita bekerja keras dengan memberikan hasil yang....luar biasa.


...and look at me now, 5 years from that day.


2019. Cika, seorang Ibu Rumah Tangga, dengan dua anak perempuan. Kegiatan sehari-hari, sesimple mengantar dan menjemput anak sekolah. Berkumpul bersama ibu-ibu pengurus orang tua murid. Mengerjakan segala keperluan rumah tangga. Ibu biasa yang boro-boro mau mikirin jadi Region Manager... apa yang ada di benakku saat ini hanyalah bagaimana caranya aku mendidik dan membesarkan kedua anakku ini, agar kelak mereka bisa menjadi wanita solehah yang mandiri, menjadi istri solehah yang hormat dan patuh kepada suaminya, menjadi ibu yang solehah bagi anak-anaknya. Biar mereka jangan seperti ibunya, yang kayaknya telat belajarnya, telat sadarnya, hahaha, sungguh aku nggak pengen apa yang aku alami terulang di mereka. Sesimple itu saja sekarang hidup ini sepertinya.


Sungguh Allah Subhanahu Wa ta'ala Maha membolak-balikkan hati manusia, dan sungguh hanyalah dia pemilik Rahasia, apa yang terjadi kedepannya adalah kuasa-Nya.


Semoga aku istiqomah di jalannya, semoga Allah mengampuniku atas segala dosa.




Tertanda,
dari Ibu Rumah Tangga baru yang masih banyak belajar.

Wednesday, November 6, 2019

RESEP HOME MADE SHABU-SHABU

Assalammualaikum.. Karena kegemaran keluarga menikmati shabu-shabu, aku pun mencoba berbagai resep untuk menemukan kuah shabu yang pas bagi keluarga. Resep ini sudah di share ke teman-teman melalui WhatsApp ku.. tapi lupa kuberi nama, jadi aku decided untuk post di Blog aku biar lebih original respenya hihihi, monggo yaa… selamat mencoba.

Resep Kuah Shabu ala @cikasugeng

Bahan Kuah Shabu:
- Air setengah panci besar
- Beberapa potongan ayam kampung
- Setengah bawang Bombay, iris tipis2
- 4 siung bawang putih
- 1 blok kaldu Knorr ikan bilis
- Mentega blueband 1 sendok makan untuk menumis bumbu
- 2 sdm Kecap Kikkoman
- 2 sdm Kaldu ikan bilis cair
- 2 sdm Kikkoman Bulgogi
- 1 sdm kecap manis
- 2 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap inggris
- Gula
- Garam
- Merica
- Daun Bawang utuh potong lebar2
Bahan isi shabu:
Sesuai selera: Bakso sapi, biji tekwan, crab stick, daging slices, sawi hijau, sawi putih, jamur enoki, tahu, dll. Cuci bersih semua bahan dan susun di piring yang rapi.
Iris cabai rawit untuk sensasi pedas.
Cara Membuat
1. Rebus kurang lebih 1,5 – 2 liter air
2. Rebus kurang lebih 4 potongan ayam kampung didalam air. Bisa potongan leher + ceker + dada + paha masing2 1 buah.
3. Sambil menunggu kaldu ayamnya benar-benar keluar, ulek bawang putih, dan kaldu blok Knorr Kaldu Bilis sampai halus.
4. Panaskan minyak olive oil/minyak kelapa dan 1 sdm mentega pada wajan terpisah dengan api kecil.
5. Setelah mentega cair, tumis bawang Bombay sampai harum, lalu masukkan gilingan bawang putih dan kaldu bilis. Tumis sampai benar2 matang dan harum. Awas jangan sampai bumbu gosong.
6. Masukkan bumbu yang sudah ditumis kedalam rebusan kaldu ayam kampung. Aduk sampai rata.
7. Masukkan 2 sdm Kecap Kikkoman, 2 sdm Kaldu ikan bilis cair, 2 sdm Kikkoman Bulgogi, 1 sdm kecap manis, 2 sdm saus tiram, 1 sdm kecap inggris, serta Gula, Garam, Merica secukupnya.
8. Setelah semua bumbu masuk dan teraduk rata, dan mendidih, cicipi kuahnya. Apabila masih terasa kurang, tambahkan yang sesuai selera. Contoh, terasa kurang manis, bisa tambahkan kecap manis/ bulgogi/ gula. Apabila terasa kurang gurih, tambahkan garam/ Kikkoman original/ kaldu bilis cair.
9. Cicipi kembali sampai mencapai rasa yang diinginkan. Masukkan potongan2 daun bawang, rebus sampai mendidih.
10. Angkat dan saring kuah shabu. Masukkan kuah yang sudah disaring kedalam panci shabu-shabu.
11. Cemplungkan sayuran dan isi shabu sesuai selera.
12. Selamat mencoba!

Wednesday, November 1, 2017

Wisata Kuliner BSD Tangerang


Sudah tiga minggu ini, saya berkesempatan untuk mengunjungi area BSD City, Tangerang dikala weekend, entah itu untuk urusan pekerjaan, maupun sekedar jalan – jalan dan berbelanja ke mall kekinian di area BSD City yaitu, Aeon Mall. Entah kenapa saya selalu suka kota mandiri ini, tidak saja karena suasananya yang hijau, bersih, rapiiii tetapi karena banyak fasilitas dan tujuan liburan yang tersedia disana. Kota mandiri memang komplit, selain deretan perumahaan yang eksklusif dan tertata rapi, ternyata BSD City juga memiliki banyak fasilitas yang mumpuni. Sebut saja, Eka Hospital, rumah sakit bertaraf internasional ini terletak tidak jauh dari pintu keluar tol BSD City. Selain itu, ada Sinarmas World Academy, BSD Xtreme Park, The Breeze dan masih banyak lagi. Berada di area BSD City memang mengingatkan saya ketika sedang berjalan – jalan di Negara Singapura, karena kebersihan, kerapihan, tata ruang dan desain arsitekturnya memang menyerupai negara dengan patung singanya yang khas itu.

Jalan – jalan ke BSD City, belum lengkap rasanya kalau belum menjajal kulinernya. Bagaimana tidak, ketika saya mencoba browsing – browsing sebelum berangkat, keluar puluhan bahkan ratusan destinasi kuliner wajib coba di area BSD ini.

Setelah browsing sana kemari, saya pun mencoba tiga macam kuliner yang memilihi ciri khas dan asal daerah yang berbeda – beda.

1.       Dermaga Makassar Seafood (@dermagamakassar.bsd)
Restoran khas kuliner Makassar ini terletak di area kuliner The Breeze. Dari lobby depan, posisinya agak kearah belakang, lebih mudah diakses melalui parkiran mobil yang terletak didepan Spin City Bowling.
Disana saya mencicipi beberapa menu best seller khas Dermaga yaitu Sup Bandeng Palumara, Ikan Kudu – Kudu Telur Asin, Kangkung Hot Plate, Udang Bakar Madu, dan Kerang Bambu Saus Padang.
Kalau boleh memberi tanda bintang, saya berikan lima bintang untuk semua makanan best seller yang saya pesan.
-          Sup Bandeng Palumara kuahnya superrr guriiihhh… bandengnya lembut tak ada durinya sama sekaliii… kemanginya harummm… duhh pokoknya jempol jempol dehh!
-          Buat yang belum pernah mencoba ikan kudu – kudu, harus tau kalau daging ikan ini kenyal sehingga rasanya mirip udang. Rasanya nggak seperti makan ikan. Digoreng tepung jadi garing2 empuk, dibalur dengan bumbu telur asin, duhhh! Kebayang nggak enaknya… hmmm…
-          Kangkung Hot Platenya, sausnya aduhaaii enaknyaaa.. kangkungnya masaknya passs… isinya juga banyak, ada udangnya, telur puyuhnya, cuminyaa.. kumplit dehh! Saya sampai bolak balik menuangkan kuah kangkungnya ke nasi putih saya! Hmmm!
-          Biasanya saya hobi makan udang saus padang, tetapi kali ini karena best sellernya udang bakar madu, saya akhirnya tertantang untuk mencoba. Dan benar saja, udangnya yang masih fresh, dibakar, dagingnya lembut dan manis, dibalur bumbu madu special Dermaga, asin, manis, gurihnya passsss banget. Dagingnya dicubit, ditemani nasi hangat… Wuihhh laziiissss!
-          Terakhir yang nggak ketinggalan, kerang bamboo saus padang, kerangnya kenyal lembut, kuah saus padangnya nggak terlalu pedas, masih ada sedikit manis gurihnya, ditemani dengan suapan nasi hangattt, asinnya passss banget!!
Overall puas bangetttt makan di Dermaga, perut kenyang hati bahagia dan harganya juga passss banget sesuai dengan makanannya… Happy dehh dan pastinya bakal balik balik balik lagi ke Dermaga! Huhuuy!

2.       Wee Nam Kee (@weenamkee_ind)
Minggu berikutnya, masih di seputaran BSD City tepatnya di area one stop entertainment The Breeze BSD City, kali ini saya memilih kuliner khas peranakan, asli franchise Singapore, resto Wee Nam Kee.
Awalnya sebelum masuk ke resto ini, saya ragu – ragu akan ke-HALAL-annya, he he.. maklum, dengan interior serba maroon khas budaya cina peranakan melayu, saya sempat berpikir macam – macam tentang resto ini. Beruntung saat melewatinya, saya disapa dengan ramah oleh Resto Managernya yang belakangan baru saya ketahui bernama Pak Satriyo. “Insya Allah semua halal, Ibu…” Jawabnya ramah ketika saya menanyakan statusnya, he he
Tak ragu lagi, saya pun masuk, memilih tempat meja dengan empat kursi yang posisinya persis ditengah-tengah restoran. Interiornya cantik dan instagramable, paduan warna kuning dan maroon pada desain interiornya dipadu dengan unsur kayunya benar-benar pas dan membuat hangat suasana resto.
Pilihan makanan saya jatuh kepada, Deep Fried Fritters With Salad Cream, Nasi Hainam dan Quarter Roasted Chicken, Dumpling Soup dan Tumis Kailan Bawang Putih.
Setelah semua menu keluar, saya cicipi satu persatu dimulai dari Appetizernya yaitu Deep Fried Fritters With Salad Cream, cakwe goreng isi adonan udang dan cumi yang harummm, gurihhh, dicocol ke salad cream yang manis-manis asin, passs banget untuk makanan pembuka.. Isinya ada enam, pas banget untuk kita bertiga waktu itu masing – masing mendapat dua buah..
Lalu sambil menikmati roasted chicken yang garing, ditemani nasi hainam yang gurih (yang mengingatkan saya kepada nasi uduk Mpok Ida langganan, wkwk) saya pun menikmati kuah panas dan gurih dari dumpling soup yang lembut dan empuk.. Satu suap ayam hainam, nasi hangat, gigitan dumpling dan kuah yang panas panas hangat… menyatu di mulut, dikunyah dengan lembut.. wuihh aduhaii.. setelah itu tak lupa, konsumsi sayur wajib hukumnya setiap hari.. Kailannya setengah matang, hijaunya sempurna, dikunyah kriukk kriukk kriukkk! Duhh endeeuuzzzz!!! Alhamdulillah nikmat semua pesanan bintang limaaaa!!!

3.       ROA Manadonese Food (@roabsd)
Nah! Kalau yang ini, kebetulan mampir kesana karena ada event Beauty Class yang diadakan di ROA. Restonya bersih, rapi dengan interior ala Italy mediteranian gitu.. serasa ada di Santorini, hahaha lebayyy! Berhubung sayaaa kurang bisa makan yang pedas-pedas, pilihan menunya jatuh pada Paket C, nasi hangat, ayam Tuturuga, Sayur Campur, Ikan Marlin Woku dan Perkedel Jagung.. Seperti biasa yaaa makan perkedel jagung di Restoran Manado itu hukumnya Fardu Ain alias WAJIB! :D Oya, jangan ragu juga karena ROA insya Allah HALAL. Tidak ada satupun menu yang non-HALAL.
Semua bumbu masakannya passs! Bagi yang yang kurang suka makanan yang terlalu asin, semua masakan di ROA ini passs asin, manis, gurihnya.. Ayam Tuturuganya bumbunya menyerap sempurna kebagian dalam daging ayamnya, Ikan Marlin Wokunya tidak terlalu pedasss, ikannya lembut dan yang penting, TIDAK BERBAU AMIS! :D Lalu ada sayur campur yaitu campuran bihun, wortel, kentang dan buncis. Asinnya pas, bihun, kentang dan wortelnya lembut, dipadu dengan buncis yang matangnya pas kriukk kriukk kriukk!
Kalau perkedel jagungnya, wajib dinikmati dengan sambal dabu-dabu fresh from the kitchen yang masih tercium wangi potongan tomatnya.. Sedapp mantapp!! Minumnya, juice alpukat doonk!! Hihihi Paket C sekomplit ini harganya Cuma Rp 39.000++ lho!! Murah kan!!! Hati senang, perut kenyang, kantong tetap tenang! :D

Sekian review beberapa kuliner BSD yang saya hampiri. Selamat mencoba yaa!

Thursday, February 9, 2017

Hello 2017

Hallo.. Postingan pertama di tahun 2017 baru sempat ditulis di awal bulan Februari, telat sedikit, nggak papa yaa.. Nulisnya kapan lagi kalau bukan setelah suami dan anak-anak sudah tidur semua.

Sedikit flashback ke tahun 2016, saya punya beberapa hal penting yang menjadi bagian dalam sejarah hidup saya, yaitu kelahiran Khansa di bulan Maret, berhenti bekerja di bulan Juni dan lahirnya brand Khinara di bulan Oktober. Alhamdulillah. Seperti saya bilang sebelumnya, selalu ada hikmah dari setiap peristiwa. Seandainya harga minyak masih stabil, situasi masih aman-aman saja, hampir dapat dipastikan, sampai detik ini pun mungkin saya masih bekerja dan belum memiliki usaha sendiri. Terima kasih ya Baker Hughes :)

Saya bukan tipe orang yang senang membuat resolusi, karena entah kenapa beberapa kali mencoba membuat resolusi, akhirnya toh kelupaan juga, he he saya lebih senang membuat wish-list untuk hal-hal yang saya harapkan. Saya ingin di tahun ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, saya ingin lebih banyak mempelajari dan mendalami tentang agama, saya ingin belajar untuk lebih bisa menjadi istri yang solehah untuk suami, menjadi Ibu yang solehah untuk anak-anak, saya ingin menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, lebih lapang dada dalam menjalani keseharian. 

Kalau Allah SWT mengizinkan, tahun ini saya ingin sekali menunaikan ibadah umroh bersama dengan suami saya. Awalnya, tahun lalu saya kepingin merayakan anniversary kita yang ke-5 di Pulau Komodo. Hihihi.. tapi setelah saya pikir-pikir, pastinya ibadah umroh lebih bermanfaat. Jadi mari perbanyak doa dan menabung, siapa tahu Allah mendengar doa kita dan memberikan kesempatan tersebut tahun ini. Amiiinn...

Selebihnya, fokus pada perkembangan Khansa dan persiapan Kakak masuk TK. Bismillah.. semoga semua hal yang diharapkan dan dicita-citakan tahun ini diberikan kemudahan dan berjalan dengan lancar.. Amiiin... :)



Friday, August 5, 2016

FENOMENA MAMAH MUDA (seperti saya :D)

SUSAH SEKALI YA UNTUK NGGAK MEGANG SMARTPHONE?

Oleh : @cikasugeng

Berasa nggak sih, makin hari makin susah untuk nggak megang smart phone kita barang Cuma setengah jaaaaam aja…. Liat notifikasi muncul di layar tuh rasanya kepoooo banget untuk nggak langsung dibaca. Bener nggak??

Mulai dari whatsapp group temen sekolah, whatsapp group temen kuliah, LINE group geng Mahmud-mahmud eksis, LINE group geng super deket yang very limited (isinya Cuma 3-5 orang), news feed di Facebook, update di Path, update di snapchat detik per detik, menit ke menit, filter-filter baru di snapchat, semuanya tu menariiiiik banget… belum lagi semua orang lagi pada heboh sama fitur baru dari instagram, snapgram?, instasnap?, atau apalah itu namanya sebutan orang-orang.. Nggak Cuma itu, smartphone juga bisa buat Facetime.. Sama suami, uuu kangeeennnn, juga sama mama papa yang pastinya girang banget pas  ditunjukkin kelakuan lucu cucu-cucu di rumah...

Kayaknya tangan ini gateeeeeeeel aja kalo nggak megang smartphone. Sampe gue akhirnya mau nulis artikel ini gegaranya lagi mau nidurin Aqila,iphone gue geter-geter, ggrrkk grrkkk grrkk…. ada telpon dari suami yang lagi ada urusan di Bandung. Setelah sebelumnya sambil ngelonin Aqila tidur sambil buka-buka instagram liat-liat matte lipstick terbaru dari Kylie Jenner yang super kekinian. Benda kecil yang mahaaaaaaaal tapi hampir sold out di seluruh olshop kosmetik di Indo. Ckckck… Gue nggak beli sih liat-liat aja.. ciyuss nih… :D

Fenomena addiction to smartphone ini memang udah lama terjadi, udah sering dibahas, udah seringkali bikin ibu-ibu muda kayak saya berjanji untuk yang ke sejuta kalinya: SAYA BERJANJI NGGAK BAKAL megang smartphone sambil jaga anak. Eh yaaa kok gagal terus yaaa… *sambil melongo* Gimana nggak gagal kalo sambil nemenin anak main ternyata sambil GOJEK-an pesen martabak keju sore-sore, trus sambil online shop, semudah itu jempol ketik-ketik, tak tuk tak tuk tak tuk *141*6# dan… TRANSAKSI BERHASIL! *print screen* kirim ke ol shop nya sebagai bukti pembayaran dan dapet kalimat paling membahagiakan sedunia, “Barangnya dikirim besok ya sis…” sambil baca mata berkaca-kaca sambil berharap pas JNE nya datang tiga hari lagi pas suami nggak lagi dirumah… *hayoo yang senyum-senyum baca ini tandanya suka diem-diem online shop yaaa* :D

Jaman dulu, kalau emak-emak kita nyusuin kita, mungkin sambil tiduran, sambil nepok-nepok, sambil belai-belai, sambil bersenandung.. Kalo jaman sekarang? begitu mau nyusuin anak, cepet-cepet ambil smartphone dulu, pastiin smartphone udah ada dekat kita, buka kancing, leup masukkin nen ke si bayi, kondisi aman, buka smartphone... Bahkan kalau si bayi ngerengek-rengek, panik langsung buka kancing, leup nen, elaahhh iphone ada di ujung tempat tidur lagi, nah, rela deh tuh nyodok-nyodok iphone dan jepit pake jempol kaki demi nyusuin sambil browsing.. *jangan senyum-senyum ya yang suka begini kelakuannya :D*

Setelah iphone dalam genggaman, nahh.. Mulai deh tuhh…. buka apa dulu yaaa... Oya cek-cek barang baru di online shop di instagram ahh, cek lipstick terbaru, jilbab terbaru, celana pleats terbaru.. cek Path, liat temen lagi liburan ke Santorini, beuh keren.. temen yang lain lagi ke Singapore, elahh dia orang ke Singapore kayak ke Bandung.. *ujung-ujungnya ber-ghibah* :p trus ada update anak temen yang baru mulai MPASI.. ihh lucu… hebat yaa anaknya bisa BLW... *mulai banding-bandingin anak* trus juga ada postingan hasil pompaan ASI temen, beuhh 250 miliii… buanyaaknyaaa… *sambil keinget freezer gue dengan stock ASIP yang pas-pas an :* Gue sih happy-happy aja liatnya walau gue tau sebagian orang terutama cowok agak risih liat postingan perahan ASI... bener nggak?

Bosen di instagram dan Path, pindah ke Snapchat, wuiiii.. filter baruuu… lucuu kalo naikkin alis ada kucing nemplok, filter alien, dan seperti biasa, nggak bosen-bosen nya gue sama filter kembang-kembang yang bikin muka keliatan lebih cantik dan kurus… :D hahaha serius nih.. saya sampe nyimpen ada satu foto saya dan Qila lagi pake filter kembang-kembang itu yang disitu saya nggak-kayak-saya… sumpah cantik kayak Kylie Jenner... :D makasih yaa filter-filter… :D

Nahh… Sekarang saatnya cek Facebook.. ya elaaah si itu baper lagi, baper lagi, kalo lagi baper jangan update status ah... malu-maluin ajaa... Lanjut jalan-jalan di News Feed Facebook… wuihh asikk sekarang banyak video-video bikin makanan-makanan yang enak-enak.. Tastymade, tasty apalah itu.. jadi lapeerr liatnya… OHH!!! pesen GO-FOOD ahh… *pindah ke aplikasi GO-FOOD dan pesen martabak orins special keju – jagung manis… ini kan ASI BOOSTER..!!! *semua alasannya ASI BOOSTER – BUSUI harus HAPPY* LOL #hidupibumenyusui

Sambil nunggu martabak datang, dan masih cek news feed FB, ehhh tiba-tiba masuk notifikasi di LINE group, “Buibuuuuu anak gue lagi pilek nihh kasih living oil (YLEO) yang mana yaahh?? Peppermint, apa thieves atau apaa?? Kasih berapa teteesss?? Segini segini.. kasih ini kasih itu… oke dehh gue coba dulu makasih yaaa buibuu… trus lanjut pertanyaannya, jadinya kapan neeehh Arisan nya Buibuuu..?? Selasa apa Kamis?? Dimana jadinyaa? Pacific Place jam 11 bisa kann?? di Resto inihhh... Kabarin yaa… *itulah kira-kira keramaian di LINE group Arisan Satu Juta Mahmud-mahmud syantikk… Siap-siapin baju-jilbab-tas-celana-sepatu paling syantieekkk buat Arisan, biar jepraatt jeprett jepraatt jepreettt buat update di semua sosmed!!! Huhuyyy!!!

Lanjut masuk whatsapp dari group ibu-ibu muda lainnya.. “ehhh buibuu bayi ku belum pup nihh udah 4 hari gapapa nggak yaaaa…??” Iyaa gapapa kookk namanya juga bayi ASI, sabar yaa buuu… jawab temen-temen di group. Kemudian menyusul pertanyaan dari yang lain, kok anak gue tantrum mulu yaahh gimana dong ngadepinnyaa… lalu dijawab dengan serentetan pengalaman temen-temen di group yang berujung dengan makasih yaaaa buibuu cayaaank…

Eh tiba-tiba keinget hari ini kan mau beli cadangan kabel charger warna-warni di Tokopedia, browsing, pilih-pilih toko, beli sebiji sayang ongkirnya, ah sekalian beli dua biji deh, satu buat ditaro di mobil... pilih pink dan hijau... *cewe banget ga sih gueeeee* pencet BELI, transfer, konfirmasi! Selesai! *senyum sumringah* tinggal nunggu abang-abang JNE sampe didepan rumah dan tereak-tereak, PAKEEEETTTTT!!!! PAKEEEEEETTTT!!!!!

Dan semua urutan media social diatas tersebut dibuka secara berulang-ulang (buka instagram-snapchat-line-whatsapp-FB-instagram-tokopedia-Youtube-line-whatsapp-FB-hijup.com-snapchat-shopee-path-Youtube lagi-instagram-FB-line-whatspp-line-whatsapp lagi-instagram lagi-dan seterusnya) ..............................sampaaaaaaaaaaiiiiiiiiiii si bayi yang sedang disusui dan tertidur pulas itu bangun dan merengek-rengek… atau…. kalau ternyata berujung dengan iphone low batt. *ngokk*

SUSAH SEKALI YA UNTUK NGGAK TERUS-TERUSAN MEGANG SMARTPHONE?

Ditulis sambil senyum-senyum sendiri ingat kelakuaan diri sendiri. Hihihi.

Tuesday, July 26, 2016

Kena PHK? Alhamdulillah :)


Bulan Juni yang lalu menjadi bulan penuh berkah bagi saya. Pasalnya, saya mendapatkan kesempatan emas untuk bisa menghabiskan waktu di rumah bersama anak-anak sebagai imbas dari turunnya harga minyak :D Kena PHK? Alhamdulillah dulu lah.. itu namanya resign yang dapet duit jajan... he he

Sebagian pembaca blog saya mungkin mengerti, karena cukup panjang ceritanya apabila dijelaskan disini. Singkat cerita, turunnya harga minyak menyebabkan ratusan ribu karyawan di industri migas dunia terkena dampak pengurangan pegawai.

Di perusahaan tempat saya bekerja, pengurangan pegawai sudah dimulai dari akhir tahun 2014, saat itu, saya belum lama bergabung. Hari demi hari, satu persatu karyawan mendapatkan 'paket uang pesangon'. Pemecatan terjadi hampir setiap minggu, dari awal mulanya kita shock, sampai akhirnya hal itu menjadi hal yang biasa terjadi.

Sedih memang, tapi apa mau dikata, life must go on. Sebagian teman-teman sudah diterima di perusahaan lain, ada yang cukup beruntung masih berada di industri migas, tetapi tidak sedikit yang lalu banting setir ke industri lain, entah itu manufaktur maupun FMCG, dan banyak juga yang akhirnya membuka usaha.

Saya sendiri? Sejauh ini masih menikmati kegiatan di rumah bersama anak-anak. Sambil merenung dan membayangkan keadaan anak-anak di rumah selama saya tinggal kerja tiga tahun ini. Ide-ide kegiatan banyak bermunculan, cukup banyak sampai tidak yakin mana yang benar-benar mau dijalankan, he he semuanya seru.. tapi so far, kondisi ini saya nikmati dulu, sambil fokus memberikan ASI eksklusif untuk Khansa, sambil membaca situasi, belajar membagi waktu, sehingga apabila nanti saya ingin kembali beraktivitas, entah itu kembali bekerja atau berbisnis, saya bisa memastikan anak-anak dalam keadaan yang baik dan aman. Insya Allah inilah yang terbaik yang Allah SWT berikan untuk saya, anak-anak dan keluarga.. Amiin.. :)

Sunday, July 24, 2016

Cerita Kakak Qila


Sudah lewat dari pukul setengah sebelas malam, ketika saya iseng-iseng membuka blog dan membuat tulisan ini..

Bukan tanpa sengaja saya membiarkan diri saya tidur lebih larut, sengaja terjaga, untuk memastikan Aqila baik-baik saja. Sudah tiga hari ini Aqila muntah-muntah dan sering buang air besar (diare). Sehingga Kakak Qila yang biasanya centil dan tidak bisa diam menjadi kurang bergairah.

Saya sendiri saat ini alhamdulillah dalam keadaan sehat, dan terus berdoa agar saya selalu sehat dan terus mempunyai kekuatan untuk menjaga anak-anak saya, terutama Aqila yang sedang kurang sehat. Syukur alhamdulillah saat ini Khansa  yang hari ini genap berusia empat bulan juga sehat sehingga saya bisa lebih fokus pada Aqila, dan ada sepupu saya yang membantu menjaga Khansa.

Kami baru saja pulang dari Medan beberapa hari yang lalu. Tahun ini giliran kami untuk Lebaran di rumah keluarga si Ayah. Mudik ke Medan seperti biasa, selalu menyenangkan dengan ragam macam kuliner yang begitu memanjakan Ibu Menyusui satu ini. Semuanya alasannya sama, ASI BOOSTER! Makan apapun alasannya yang penting HAPPY karena buat ASI.. hahahahaa... senangnya...

Buat Anda yang belum pernah ke Medan, coba bayangkan, di Medan itu, martabak keju dan martabak telor nya saja lebih enak dibandingkan martabak di Jakarta. Dengan harga yang sama, kita dapat junlah martabak yang lebih banyak. Senang kan... ^_^ Itu baru cerita martabak nya, belum lagi cerita Mie Aceh nya, Mie Ayam, Dim Sum Nelayan, Durian, Soto Medan (ada Soto Sinar Pagi atau Soto Kesawan), jajanan di Kampung Keling, Mie Kocok dan Martabak India, Sate Kerang, RM Sipirok, dan lain lain. Silahkan dibayangkan sendiri, he he

Kembali ke cerita Aqila, beberapa hari yang lalu, kami pulang dari Medan penuh sukacita, salah satunya adalah kenyataan bahwa tahun ini Aqila sudah mulai sekolah, masuk di kelas Playgroup. Baju, tas, sepatu, tempat makan, tempat minum, kaos kaki baru, semua sudah disiapkan. Dan seharusnya besok, adalah hari pertama nya masuk sekolah. Sayangnya, karena kondisi yang tidak memungkinkan, sepertinya besok Aqila harus ke Pak Dokter dulu biar lekas sembuh diare nya dan segera bisa bergabung dengan teman-teman baru di kelas nya. Amiinnn...

Tantangan Ultah Magata: A Day In My Life!

Assalammualaikum. Hari ini, saya akan mencoba membuat sebuah tulisan singkat dengan tema "A Day In My Life" dalam rangka ulang tah...