Monday, December 29, 2014

Hilangnya Air Asia QZ8501




Indonesia kembali dirundung duka. Di penghujung tahun 2014, Minggu pagi, 28 Desember 2014, sebuah pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 dari Surabaya dikabarkan hilang kontak didalam perjalanannya menuju Singapura. Terdapat 155 orang penumpang dan tujuh awak kabin didalam penerbangan tersebut. Hingga saat saya menulis tulisan ini, pesawat masih belum ditemukan.



Seluruh pihak yang berwenang, dan bantuan masyarakat serta negara tetangga dikerahkan untuk mencari keberadaan pesawat yang dikabarkan hilang diantara Belitung dan Tanjung Pandan.



Semoga seluruh tim pencari pesawat diberikan keselamatan dan kelancaran sehingga pesawat segera ditemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Amiin ya rabbal alamiinn..

Friday, December 19, 2014

#curhatkecil

Jadi istri orang lapangan itu....
Rasanya gimanaa gitu waktu lagi hamil trus liat orang yang hamil lagi jalan berduaan sama suaminya.. Sementara kita,cari makanan ngidam sendirian, nyetir sendiri, tidur sendiri, ngurus apa-apa sendiri, kemana-mana sendiri…

Jadi istri orang lapangan itu....
Rasanya gimanaa gitu waktu liat pasangan suami istri yang pulang kerja trus belanja bulanan berduaan sama suaminya.. Sementara kita, angkat-angkat beras sendiri, angkat-angkat belanjaan sendiri…

Jadi istrinya orang lapangan itu....
Rasanya gimanaa gitu waktu denger temen yang anaknya sakit cerita kalau dia ngurusin anaknya berduaan sama suami.. Sementara kita, begadang-begadang sendiri, gendong-gendong si anak yang cranky sendiri, ngasih obat tengah malem sendiri…

Tapi terlepas dari itu semua.. Terlalu banyak hal yang bisa disyukuri kalau kita mau mengeluh..

Alhamdulillah masih ada rezeki untuk makan setiap hari..
Alhamdulillah ada kendaraan untuk kemana-mana..
Alhamdulillah ada tempat tinggal, sehingga tidak kena panas maupun hujan..
Alhamdulillah ada Aqila yang menemani dirumah setiap hari..
Alhamdulillah masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mampu mengurus segala sesuatunya sendirian saat suami sedang bertugas..
Alhamdulillah kalau suami lagi pulang, perhatian, waktu dan energy nya 110% difokuskan untuk istri dan anaknya…
Alhamdulillah kalau suami lagi pulang, mau ikut turun tangan mengurus Aqila.. malah kadang lebih banyak Ayah yang pegang, he he
Alhamdulillah kalau suami lagi pulang, setiap hari antar jemput istri kekantor..
Alhamdulillah kalau suami lagi pulang, anak dibelikan mainan, istri ditanya lagi pengen makan apa..
Dan masih banyak Alhamdulillah lainnya… Terima kasih Ya Allah atas segala nikmat-Mu...

Semoga Engkau senantiasa memberikan kesehatan untuk suami dan anakku, itulah yang terpenting bagiku.. Amiin.. :)

Thursday, December 18, 2014

My 2014 Wish-List

Alhamdulillah.. Nggak kerasa blog ini sudah hampir satu tahun umurnya dari pertama kali saya membuatnya di bulan Januari tahun 2014 ini. Isinya memang kurang banyak ya, karena saya memang hanya menulis sesempatnya saja sekedar mengisi waktu luang karena memang hobi menulis.

Ngomong-ngomong soal tahun baru, setiap tahun nya saya biasanya mempunyai sebuah wish-list yang biasanya saya tuliskan di Memo iPhone saya. Ini hanya wish-list iseng-iseng saja, lucu-lucu an.. Biasanya, isinya barang-barang yang ingin saya beli di tahun tersebut..  Misalnya buku atau baju.. Tahun ini akan saya share wish-list nya, he he

Jujur saya sempat agak lupa dengan si wish-list ini, dan baru buka lagi di awal Desember kemarin. Ternyata dari 15 items di wish-list saya, sembilan diantara nya Alhamdulillah terwujud/tersampaikan. Misalnya keinginan untuk memiliki beberapa items make up terwujud tahun ini.. Juga the most wanted chick lit book yaitu Shopaholic Goes To Hollywood dari Sophie Kinsella juga Alhamdulillah kebeli.. he he tapi ada beberapa hal seperti trip ke Singapore dan beberapa buku yang belum sempat terbeli.. 

Memang bisa dikatakan tahun 2014 ini tahun centil, tahun dimana wish-list nya didominasi oleh produk-produk make up dan fashion.. he he Tahun 2015 akan menjadi tahun buku, so far sudah tujuh buku masuk ke wish-list 2015..

Berikut wish-list 2014 saya.. ^_^


Tuesday, December 16, 2014

My First Career Coaching :)



Hari Jumat, tanggal 12 Desember yang lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk mengisi sesi Career Coaching dalam rangkaian acara PETROCAMP yang diadakan di Badan Pendidikan dan Pelatihan, di Semarang, Jawa Tengah oleh Ikatan Mahasiswa Studi Offshore (ISMO), Universitas Diponegoro. Petrocamp sendiri adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i IMSO dan mengundang seluruh mahasiswa/i di bidang teknik pada umumnya dan khususnya yang memiliki minat dalam bidang oil and gas. Acara ini adalah ‘camp’ tiga hari yang diisi dengan class learning dari para keynote speaker di bidangnya, juga ada outbond activity, fun games, Focus Group Discussion, company visit, gala dinner, dll.

Awal mulanya, saya menerima email pengajuan sponsorship perusahaan dari Ketua Panitia Acara yaitu Wildan. Sangat disayangkan, di akhir tahun, perusahaan kami sudah closing budget dan tidak bisa membantu menyumbang dana untuk acara ini. Kemudian Wildan menawarkan saya untuk mengisi sesi Career Coaching tentang persiapan apa sajakah yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja dan bagaimana melalui proses rekrutmen dan seleksi nya khususnya untuk bekerja di bidang oil and gas.

Saya masih ingat benar, saya sampaikan kepada Wildan via message “Wildan, saya bukan HR lho. Saya Marketing Communication Coordinator, kalau mau pembicaranya dari HR bisa saya bantu referensikan.” Lalu Wildan menjawab “Dari Ibu aja gapapa bu..”

Sejujurnya, saat itu hati saya merasa senang, karena pada akhirnya, apa yang selama ini saya bayang-bayangkan dan cita-citakan akan segera terwujud. Sudah lama sekali saya memiliki keinginan yang kuat untuk mengajar atau istilahnya sharing mengenai bagaimana cara mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, apa saja yang harus disiapkan, apa saja proses rekrutmen yang ada diluar sana, bagaimana kiat-kiat menghadapinya, dsb.

Keinginan yang kuat untuk berbagi ini bukan tanpa alasan. Setelah saya mengingat-ngingat, saya pikir ada dua alasan kuat mengapa saya ingin sekali menjadi Career Coach khususnya untuk mahasiwa tingkat akhir.

Pertama, selama saya bekerja di Weatherford Indonesia, saya seringkali bertemu dengan para students dari berbagai kampus. Sebut saja SPE Student Chapter ITB, SPE Student Chapter UPN, mahasiswa Teknik Perminyakan ITB, dll. Biasanya mereka dating mengunjungi workshop kami di Narogong, Bekasi untuk melihat drilling tools secara langsung dan juga mendapatkan kelas untuk penjelasan cara penggunaan alat-alat tersebut oleh para engineer Weatherford. Sehingga waktu seharian setiap kali workshop visit biasa saya habiskan bersama mereka. Seringkali mereka menanyakan mengenai proses rekrutmen dan apa saja kah yang harus dipersiapkan. Wajar saja, karena hal ini tidak diajarkan di Mata Kuliah mereka. Selain itu, saat event tahunana Indonesia Petroleum Association yang diadakan di JCC, kerap kali para students datang ke booth Weatherford untuk mencari saya. Mereka kembali menanyakan hal yang sama, proses rekrutmen itu seperti apa dan apa saja yang harus dipersiapkan.

Kedua, ketika dulu saya menyelesaikan kuliah S1 saya di School of Business and Management, ITB, sekolah ini memiliki sebuah team Career Center khusus bagi para mahasiswa/i SBM. Enam bulan menjelang kelulusan, kami diberikan kelas khusus untuk mempelajari bagaimana caranya membuat CV/resume yang baik dan bagaimana caranya menghadapi sesi interview. Kelas ini diajarkan oleh Fatma Dewi Wulansari atau yang akrab kita sapa dengan Mbak Wulan. Beliau adalah alumni Teknik Industri ITB yang bekerja untuk Recruitment Department di P&G, sebelum akhirnya bergabung bersama Career Center SBM. Sehingga, kami tidak pernah mengalami kebingungan menjelang kelulusan. Mbak Wulan dengan sabar membimbing apa-apa saja yang harus dipersiapkan dan memotivasi kami untuk melamar ke banyak company. Benar saja, setelah siding, bahkan jauh sebelum wisuda, banyak dari kami yang sudah diterima untuk bekerja di berbagai macam perusahaan. Bagi saya ini adalah berkah dan saya ingin membagi berkah ini kepada mereka yang tidak mendapatkan apa yang saya dapatkan.

Kedua dasar pikiran tersebut, mendasari pikiran saya untuk mengisi sesi Career Coaching/Sharing. Pucuk dicinta ulam pun tiba, di penghujung tahun 2014 ini, Allah SWT mendengar doa saya. Melalui Wildan sebagai perwakilan panitia Petrocamp saya mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan impian saya.

Persiapannya pun tidak semudah yang saya bayangkan. Saya mulai dengan membuat mind-mapping mengenai apa-apa saja yang akan saya sampaikan yang kemudian saya terjemahkan menjadi slide demi slide. Tidak hanya itu, saya kemudian membeli beberapa buku sebagai tambahan ilmu yang saya lahap hanya dalam waktu 4 hari sebelum hari-H. Masih kurang juga, suami, Ayah dan teman-teman saya yang bekerja di bidang oil and gas pun menjadi teman diskusi saya untuk menambah bekal wawasan.

Alhamdulillah, setelah melalui kurang lebih 2 minggu persiapan, saya berhasil men-deliver Career Coaching pertama saya. Response dari para mahasiswa pun luar biasa. Melihat wajah-wajah antusias mereka membuat waktu presentasi yang hampir dua jam masih saja terasa kurang. Di akhir presentasi saya, panitia memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bertanya dan dibatasi hanya enam pertanyaan karena saya sudah harus kembali lagi ke Jakarta hari itu juga. Ya, saya sengaja mengambil perjalanan pulang pergi Jakarta-Semarang-Jakarta demi tidak meninggalkan Aqila semalaman.

Rasa lelah setelah melalui perjalanan satu hari terbang ke Semarang dan kembali lagi ke Jakarta di sore harinya rasanya hilang begitu saja mengingat sesi sharing saya yang berjalan lancar dan sesuai ekspektasi mahasiswa, pun ekspektasi saya.

Saya berharap semoga kelak mendapatkan kesempatan lagi dan lagi untuk mengisi sesi seperti ini. Saya mau pemuda kita maju dengan semangat dan percaya diri, untuk Indonesia yang lebih baik!











Wednesday, December 3, 2014

Reuni 1 Dekade SBM ITB 2004

Selamat pagi Bloggers! Wuihh.. nggak kerasa kita sudah memasuki bulan December, dan kurang dari 30 hari lagi kita sudah harus mengganti kalender dan membuka lembaran baru hidup kita... *cuitcuit* bikin target baru, goals baru, harapan baru... Dan yang paling penting semangat baru..!

Mmm.. sampai mana yaa postingan terakhir…. Oh, masih tentang kebobolan di bank Mandiri. Sampai saat ini, masih dalam proses penyelidikan. Belum tahu apakah uang yang hilang bisa dikembalikan lagi atau tidak, yang pasti saya sudah tidak berekspektasi lagi. Uang kembali ya Alhamdulillah... Uang nggak ya berarti bukan rezeki saya.

Sedikit cerita yang agak seru untuk postingan kali ini mungkin tentang REUNI 1 DEKADE SBM ITB Angkatan pertama 2004 yang diadakan di Bandung minggu lalu. Tepatnya diadakan di Villa Saddak di daerah Dago Pakar.

Rasanya seneng banget ketemu teman-teman semasa kuliah dulu. Sekarang semua sudah banyak yang berubah. Cowok-cowok sudah menggemuk karena sudah bapak-bapak semua dan sudah mapan-mapan. He he cewek-ceweknya juga sudah jadi mommy-mommy semua dan juga semakin cantik-cantik, mahmud ceunah, mamah muda.. he he

Ada kebahagiaan dan kebangaan tersendiri menjadi alumni angkatan pertama di Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB. Dulu, kita semua berjuang sebaik mungkin untuk memberikan image yang baik bagi jurusan baru di ITB ini. Saat ini, ketika saya menulis tulisan ini, 10 tahun dari jurusan baru itu dimulai, SBM sudah menjadi jurusan favorit nomor dua di ITB setelah jurusan Teknik Perminyakan dan Teknik Pertambangan. Alhamdulillah. Luar biasa. Sesuatu.

Berikut beberapa foto dari acara reuni minggu lalu…









Tuesday, November 4, 2014

Tips Mencegah Penipuan Bagi Nasabah Bank Mandiri

Seperti yang saya kutip dari website resmi Bank Mandiri :

www.bankmandiri.co.id/waspadai-penipuan-atm.aspx

E-banking Info


Waspadai Penipuan di ATM


Hati-Hati Terhadap Penipuan di ATM


  • Penipuan dengan modus operandi memperoleh undian, dimana nasabah ditipu seolah-olah memperoleh undian berhadiah yang biasanya disampaikan melalui Short Message Service (SMS). Untuk mendapatkan hadiah tersebut, nasabah diharuskan mentransfer sejumlah dana melalui ATM ke rekening tertentu yang disebutkan oleh si pelaku penipuan. Biasanya nasabah akan tersadar setelah transfer dilakukan, dan hadiah yang dijanjikan tidak pernah diperolehnya.
  • Pura-pura membantu pada saat Nasabah mengalami kesulitan memasukkan kartu ATM atau kartu ATM tertelan di card reader. Pelaku kemudian meminta Nasabah untuk menekan PIN ATM dengan alasan untuk mencoba transaksi sekali lagi. Setelah hal ini tidak berhasil juga, Nasabah lalu diminta untuk menghubungi Call Center Bank lewat handphone pelaku (yang menerima telpon adalah teman pelaku dan bukan Call Center). Pada saat Nasabah meninggalkan lokasi ATM dengan tenang karena merasa kartu sudah diblokir, kartu ATM tersebut diambil oleh pelaku dan dipergunakan untuk menguras saldo Nasabah.

Tips & Solusi Bagi Nasabah Bank Mandiri :


  • Jangan memberikan kartu ATM kepada orang lain.
  • Jangan memberitahukan nomor PIN kartu ATM kepada orang lain, baik melalui telpon ataupun memberikan kepada orang yang mengaku polisi ataupun petugas Bank.
  • Tidak menuliskan PIN pada kartu ATM atau tempat lainnya yang sama dengan tempat menyimpan kartu ATM.
  • Secara periodik melakukan perubahan PIN.
  • Saat menekan nomor PIN di mesin ATM, pastikan tidak ada orang lain yang memperhatikan atau jangan membiarkan (memberi kesempatan) orang mengintip PIN anda saat entry, gunakan badan untuk menghalangi.
  • Apabila kartu ATM hilang atau terjadi sesuatu dengan kartu pada saat sedang bertransaksi di mesin ATM, misalnya kartu ATM tertelan atau tidak bisa dikeluarkan, yang harus dilakukan segera adalah melakukan pemblokiran kartu dengan cara Menelpon sendiri ke Call Mandiri di nomor 14000 atau (021) 5299-7777, atau Menghubungi cabang Bank Mandiri terdekat
  • Waspadai orang tak dikenal yang tiba-tiba menawarkan bantuan pada saat sedang bertransaksi di Mandiri ATM.
  • Jangan mudah tergiur dengan tawaran hadiah yang disampaikan oleh oknum tertentu, baik melalui telpon atau SMS, yang meminta nasabah untuk mengirimkan sejumlah uang melalui ATM ke nomor rekening tertentu.
  • Jangan menghitung lembaran uang di area ATM atau memperlihatkan dompet/uang secara terbuka.
  • Jika merasa diikuti setelah bertransaksi di ATM, carilah tempat aman a.l. tempat yang ramai/banyak aktivitas.
  • Jangan ke ATM, jika merasa ragu-ragu atau takut karena melihat/ada orang ataupun hal-hal yang mencurigakan di area ATM, atau lampu penerangan di lokasi ATM tidak berfungsi/gelap.

Tuesday, October 28, 2014

Saya Kebobolan ATM :(

Minggu ini saya mendapat musibah kehilangan uang di rekening Mandiri saya sebesar Rp 8.400.000,-. Saya akan berbagi kronologis penipuan via atm ini agar tidak perlu ada teman-teman lain yang mengalami hal yang sama.

Sabtu, 25 Oktober 2014
Pagi hari sekitar jam 8 pagi, saya pergi ke bilik atm yang terletak didepan komplek rumah Ibu saya di Metro Permata, karang tengah, ciledug. ATM ini adalah atm di public area (bukan atm yang berada di kantor cabang). Barisan atm ini berada persis disebelah gerai Dunkin Donut 24 jam.


Saat itu saya melakukan transaksi tarik tunai sebesar Rp 1.000.000,-. Sambil menunggu uang keluar (dan terdengar suara mesin atm berbunyi-bunyi) tiba-tiba layar atm mati dan hanya terdapat tulisan satu kalimat yang saya lupa persis nya apa, tapi diakhiri dengan kata-kata OUT OF SERVICE. Tidak lama setelah layar mati, layar pun tiba-tiba kembali nyala tetapi langsung menampilkan iklan-iklan bank Mandiri seperti saat kita baru masuk ke bilik ATM. 

Saat itu uang yang saya tarik sudah keluar dan ada kertas bukti transaksi nya, sempat saya lihat sisa saldo sebesar Rp 9.4XX.XXX,-. Karena rekening saya rekening bisnis, ada minimum saldo yang tidak bisa diambil yaitu Rp 1.000.000,- jadi normalnya saya masih punya uang Rp 8.400.000 di rekening saya. Tetapi saat itu atm tidak keluar/tertelan.

Saya pun kebingungan, karena setelah muncul tulisan OUT OF SERVICE itu, layar langsung mengeluarkan iklan-iklan bank Mandiri. Tidak ada pilihan seperti biasa “Apakah Anda ingin melanjutkan transaksi?” sehingga tidak ada cara untuk mengeluarkan atm tersebut. Saya coba pencet-pencet semua tombol tidak bergeming juga, atm tetap tidak keluar.

Dalam kebingungan tersebut, saya lihat ada pria diluar mengantri atm (naik motor) dan sempat saya bilang “atm nya nggak bisa nih mas. Atm saya ketelen didalem.” Trus pria itu sempat ikut masuk ke bilik dan cek-cek atm (dengan kondisi pintu atm terbuka lebar), tapi lalu dia lalu pergi. Saya pikir pria itu pastilah ragu dan takut atm nya tertelan juga, jadi dia pergi dan mungkin mau ambil atm ditempat lain.

Kemudian saya lihat ada nomer call center yang tertera di mesin atm, karena sudah dalam keadaan bingung juga harus bagaimana, saya telpon dan lakukan pemblokiran atm. Setelah melakukan semua prosedur pemblokiran (dan sudah diingatkan untuk mengurus atm hilang ini di bank Mandiri terdekat hari Senin nya), maka saya pun pergi meninggalkan atm dalam keadaan tenang. “Oh, tinggal nanti hari Senin urus atm baru di bank mandiri dekat kantor”, pikir saya.
 

Hari Senin nya, 27 Oktober 2014, saya mendatangi kantor cabang mandiri di cilandak kko didekat kantor saya, tapi sayang sekali hari itu sistem sedang down/offline, sehingga saya putuskan untuk kembali lagi besok.

Besoknya, Selasa, 28 Oktober 2014. Saya kembali mendatangi kantor cabang bank Mandiri KKO. Saya dilayani dengan baik oleh customer service nya, bernama Mbak Anna Rita. Saya ceritakan kronologis atm tertelan. Tidak lama, setelah mengisi beberapa formulir, ATM pun lalu diganti yang baru. Alhamdulillah pikir saya urusan sudah selesai. (sampai detik itu saya belum sadar ada apa-apa). Kemudian Mbak Anna memberitahukan bahwa atm baru bisa digunakan/aktif satu jam lagi. (saat itu pukul 1 kurang 10).

Sekitar pukul 2 siang, saya pun kembali turun ke atm untuk melakukan beberapa transaksi rutin bulanan, pikir saya “ah sambil mengaktifkan atm baru ini.“ Transaksi pertama saya adalah transfer ke k bBRI sebesar Rp 1.200.000,-. Tiba-tiba transaksi ditolak. Saya coba lagi, ditolak lagi. Coba lagi ditolak lagi. “Kok aneh ya, masak iya sih saldonya kurang -dalam hati saya- kan terakhir ke atm sebelum ketelen aja duitnya masih ada tuh.”

Saya pun masuk ke dalam untuk menginfokan Mbak Anna bahwa atm saya belum bisa digunakan. Mbak Anna pun melakukan pengecekkan kembali dan menginfokan bahwa atm sudah bisa dipakai.

Saya pun kembali ke atm lagi untuk mencoba kembali transaksi yang sama. Tetap ditolak. Lalu saya pun berinisiatif mengecek saldo dan............. “Ya Allaaaahhh... kenapa saldo saya hanya bersisa 1 juta rupiah saja!?”
 

Saya pun bergegas masuk ke bank untuk kembali bertemu dengan Mbak Anna. Karena ada beberapa antrian, saya Cuma bisa duduk lemas sambil menunggu dipanggil. Sambil mengingat-ngingat kejadian di hari sabtu, saya yakin saya hanya mengambil 1juta dan masih ada sisa 9,4 juta.

Begitu tiba giliran saya, saya langsung menceritakan kembali kronologis transaksi di atm yang gagal kepada Mbak Anna. Dan dia bilang “Bu, memang tadi saat Ibu datang membuat atm, saya lihat memang saldonya sisa 1 juta rupiah dan saya lihat di sistem, atm belum terblokir. Makanya saya juga sempat bingung waktu ibu bilang atm nya sudah diblokir.” Saya makin lemas mendengarnya, lalu saya berinisiatif mencoba cek ke last dialled call saya di hari Sabtu, tertera saya menelpon pagi itu ke 021-447487777. Dan benar saya, saya berarti menelpon ke call center palsu yang tertera di bilik atm. Perlu saya tekankan disini, bahwa mereka melayani saya di telpon PERSISSSSSSSSSSSS seperti saat kita menelpon ke call center resmi. Mereka benar-benar menjalankan SOP, step by step pertanyaan seperti yang dilakukan oleh call center resmi Bank Mandiri.

Dan entah dengan cara bagaimana, setelah saya pergi meninggalkan bilik atm tersebut, kartu atm saya bisa dikeluarkan oleh sindikat ini dari mesinnya, dan kemudian menurut rekening koran saya, uang saya dikuras dari atm lain (bukan melalui atm mandiri tempat saya mengambil uang).

Mungkin ketika membaca ini, beberapa dari Anda akan berujar “Salah sendiri kenapa nelponnya bukan ke call center resmi 14000.”

Tapi percayalah, sampai di umur saya yang ke 29 tahun ini, saya selalu menelpon bank Mandiri ke 14000 (karena ini bukan pertama kalinya atm saya tersedot di mesin nya), tetapi hari itu, mungkin inilah yang namanya musibah, entah apa yang membuat saya panik saat itu menjadi begitu saja menelpon nomer yang ada di atm tersebut agar atm dapat segera di blokir.
Saat tulisan ini saya buat, saya sudah membuat Pengaduan ke pihak bank Mandiri, dengan proses 20 hari kerja. Tetapi saat saya tanyakan kepada Mbak Anna, bank Mandiri tidak dapat menjamin uang saya bisa kembali lagi. Karena walaupun ini adalah sindikat penipuan, tetapi bagaimana pun ada kesalahan dari saya mengapa saya tidak menelpon ke call center yang benar.

Hari itu juga, saya begitu penasaran dan mencoba untuk kembali ke ATM tersebut. Dan benar saja, sticker itu masih ada. Setelah puas mengambil foto, saya pun lalu mencabut dan membuang sticker tersebut.

Berikut adalah beberapa foto nya.

Bilik ATM berada di sebelah gerai donat 24 jam, lengkap dengan security 24 jam. #bukanjaminan






Dari kejadian ini, ada beberapa tips yang bisa saya bagi, agar Anda tidak harus mengalami hal yang sama.
1. Ambillah uang di atm yang berlokasi di kantor cabang, bukan di tempat umum seperti didepan minimarket, didepan komplek, dll. Karena atm yg terletak di kantor cabang umumnya lebih aman, ada security yang berjaga ataupun dilengkapi cc tv.
2. Apabila terjadi sesuatu yang aneh seperti mesin atm tiba-tiba mati ditengah transaksi, atm tertelan dan lain-lain, pastikan Anda menelpon call center Mandiri 14000 bukan nomer lainnya!!! Hanya 14000!!! Kalau perlu save di phone book Anda. Save sekarang juga.
3. Apabila Anda masuk ke bilik atm mandiri dan melihat ada nomor telpon lain tertera di mesin atm selain 14000 dan 021-52997777maka BANTU sesama dengan cara melepas sticker tulisan nomor call center palsu tersebut.
4. Pastikan Anda memiliki sistem sms banking di hp Anda dan pastikan hp tersebut selalu aktif, sehingga kapanpun ada transaksi mencurigakan yang bukan transaksi Anda, maka Anda akan segera dapat menghubungi kantor cabang terdekat atau minimal segera memblokir kartu Anda.
5. Segera laporkan dan blokir kartu atm Anda ke call center Mandiri 14000 atau 021-52997777 apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan.

6. JANGAN SATUKAN REKENING TABUNGAN DAN REKENING UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI. (Bayangkan apabila ATM ini adalah ATM tabungan saya. Mungkin mereka akan menguras habis seluruh tabungan saya.)

Bantu sebarkan artikel ini untuk membantu sesama kita agar terhindar dari sindikat penipuan! Semoga mereka yang menipu mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Amin.

Tantangan Ultah Magata: A Day In My Life!

Assalammualaikum. Hari ini, saya akan mencoba membuat sebuah tulisan singkat dengan tema "A Day In My Life" dalam rangka ulang tah...